Menamatkan SMA di Bukittinggi, kemudian melanjutkan pendidikan ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (tidak tamat). Pernah menjadi redaktur kepala Penerbitan Nusantara (1961-1964) dan Ketua II Koperasi Seniman Indonesia.
Dramanya, Malam Jahanam (1958), mendapat Hadiah Pertama Sayembara Penulisan Drama Bagian Kesenian Departemen P & K tahun 1958 dan cerpennya, "Nasehat buat Anakku", mendapat hadiah majalah Sastra tahun 1962.
1. Daftar karyanya yang lain
* Malam Jahanam (novel, 1962)
* Badai Sampai Sore (drama, 1962)
* Tidak Menyerah (novel, 1963)
* Hari Ini Tak Ada Cinta (novel, 1963)
* Perempuan Itu Bernama Barabah (novel, 1963)
* Dosa Kita Semua (novel, 1963)
* Tiada Belas Kasihan (novel, 1963)
* Nyonya dan Nyonya (drama, 1963)
* Sejuta Matahari (novel, 1963)
* Nasehat buat Anakku (kumpulan cerpen, 1963)
* Malam Pengantin di Bukit Kera (drama, 1963)
* Buang Tonjam (legenda, 1963)
* Ahim-Ha (legenda, 1963)
* Batu Serampok (legenda, 1963)
* Penerobosan di Bawah Laut (novel, 1964)
* Titian Dosa di Atasnya (novel, 1964)
* Cross Mama (novel, 1966)
* Tante Maryati (novel, 1967)
* Sri Ayati (novel, 1968)
* Retno Lestari (novel, 1968)
* Dia Musuh Keluarga (novel, 1968)
* Sanu, Infita Kembar (novel, 1985)
* Madu Prahara (novel, 1985)
* Dosa Kita Semua (novel, 1986)
* Aura Para Aulia: Puisi-Puisi Islami (1990)
* Dua Tengkorak Kepala (1999).
Pada paruh pertama tahun 1970-an, Motinggi Busye menyutradarai beberapa buah film. Selain itu, dia juga aktif di bidang seni lukis.
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 190
Comments (1)

Write comment



