Kampoeng Arab

Komunitas Jammaah Indonesia

Thursday, Sep 09th

Last update:04:24:06 AM GMT

You are here: Tokoh Arab Seniman Motinggo Busye - Bustomi Bawazier

Motinggo Busye - Bustomi Bawazier

E-mail Print PDF
Motinggo Busye-Nama Asli : Bustomi Bawazier (lahir di Kupangkota, Bandar Lampung, 21 November 1937 - meninggal di Jakarta, 18 Juni 1999 pada umur 61 tahun) adalah seorang sutradara dan seniman Indonesia.

Menamatkan SMA di Bukittinggi, kemudian melanjutkan pendidikan ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (tidak tamat). Pernah menjadi redaktur kepala Penerbitan Nusantara (1961-1964) dan Ketua II Koperasi Seniman Indonesia.

Dramanya, Malam Jahanam (1958), mendapat Hadiah Pertama Sayembara Penulisan Drama Bagian Kesenian Departemen P & K tahun 1958 dan cerpennya, "Nasehat buat Anakku", mendapat hadiah majalah Sastra tahun 1962.

1. Daftar karyanya yang lain

* Malam Jahanam (novel, 1962)
* Badai Sampai Sore (drama, 1962)
* Tidak Menyerah (novel, 1963)
* Hari Ini Tak Ada Cinta (novel, 1963)
* Perempuan Itu Bernama Barabah (novel, 1963)
* Dosa Kita Semua (novel, 1963)
* Tiada Belas Kasihan (novel, 1963)
* Nyonya dan Nyonya (drama, 1963)
* Sejuta Matahari (novel, 1963)
* Nasehat buat Anakku (kumpulan cerpen, 1963)
* Malam Pengantin di Bukit Kera (drama, 1963)
* Buang Tonjam (legenda, 1963)
* Ahim-Ha (legenda, 1963)
* Batu Serampok (legenda, 1963)
* Penerobosan di Bawah Laut (novel, 1964)
* Titian Dosa di Atasnya (novel, 1964)
* Cross Mama (novel, 1966)
* Tante Maryati (novel, 1967)
* Sri Ayati (novel, 1968)
* Retno Lestari (novel, 1968)
* Dia Musuh Keluarga (novel, 1968)
* Sanu, Infita Kembar (novel, 1985)
* Madu Prahara (novel, 1985)
* Dosa Kita Semua (novel, 1986)
* Aura Para Aulia: Puisi-Puisi Islami (1990)
* Dua Tengkorak Kepala (1999).

Pada paruh pertama tahun 1970-an, Motinggi Busye menyutradarai beberapa buah film. Selain itu, dia juga aktif di bidang seni lukis.
Comments (1)Add Comment
0
...
written by Budiyanto, March 26, 2010
MasyaAllah, Buku buku Montingge Busye penuh dengan hikmah, Saya tidak nyangka ternyata dia keturunan Arab Juga toh, masih Ahlil Bait. Semoga ilmunya banyak bermanfaat buat orang banyak. Semoga Allah memberikan tempat tertinggi disisinya.

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy